Pengumuman Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang melayangkan surat teguran resmi kepada 25 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat pada pertengahan September 2026 menjadi sinyal penting bagi para pelaku usaha di Indonesia. Tanpa pemenuhan kewajiban pendaftaran sesuai Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 (PM Kominfo 5/2020), platform digital berisiko menghadapi sanksi administratif hingga pemutusan akses layanan (access blocking) di wilayah Indonesia.
Risiko Nyata Pengabaian Kepatuhan PSE bagi Website Komersial
Banyak pemilik brand menganggap kewajiban pendaftaran PSE hanya berlaku bagi raksasa teknologi internasional atau aplikasi transportasi berskala nasional. Faktanya, seluruh website bisnis yang memfasilitasi transaksi komersial, mengumpulkan data pengguna, atau menyediakan layanan pembayaran digital di Indonesia masuk ke dalam kriteria PSE Lingkup Privat.
Ketika sebuah domain usaha terancam pembatasan akses akibat kelalaian administratif, dampaknya langsung terasa pada terhentinya transaksi, penurunan kredibilitas merek, dan kekhawatiran konsumen terkait keamanan data pribadi mereka. Menjadikan kepatuhan regulasi sebagai bagian integral dari struktur website adalah langkah perlindungan aset digital yang tidak dapat ditunda.
3 Elemen Kepatuhan dan Kepercayaan yang Wajib Ada di Website Bisnis
1. Penempatan Tanda Daftar PSE dan Trust Badge di Footer
Menampilkan logo dan nomor registrasi PSE resmi di area footer atau header website memberi sinyal instan kepada pengunjung bahwa sistem Anda beroperasi secara sah dan terdaftar. Badge legalitas ini secara psikologis meningkatkan keyakinan calon pembeli baru saat hendak memasukkan data checkout atau melakukan transfer pembayaran.
2. Halaman Kebijakan Privasi dan Syarat Layanan yang Transparan
Seiring penegakan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), website komersial harus memiliki halaman Kebijakan Privasi yang mudah diakses. Jabarkan secara jelas jenis data yang dihimpun, metode enkripsi yang diterapkan, tujuan pengolahan informasi, serta hak pengguna untuk mengajukan penghapusan data jika diperlukan.
3. Perlindungan Jalur Transaksi dan Keamanan Enkripsi SSL
Legalitas di atas kertas wajib diimbangi oleh fondasi keamanan teknis. Pastikan website menerapkan sertifikat SSL/TLS mutakhir, integrasi payment gateway bersertifikasi PCI-DSS, serta arsitektur hosting dengan perlindungan DDoS untuk menjaga kelangsungan operasional bisnis 24 jam tanpa kendala.
Langkah Praktis Mengaudit Kesiapan Website Bisnis Anda
Lakukan inventarisasi seluruh sistem elektronik dan formulir pengumpulan data konsumen yang berjalan di domain bisnis Anda.
Selesaikan proses registrasi pada portal resmi PSE Komdigi untuk mendapatkan nomor tanda daftar resmi sebelum tenggat penertiban.
Perbarui struktur layout website dengan menyertakan tautan Syarat & Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan identitas badan usaha yang jelas di setiap halaman.
Bangun Website Bisnis Berstandar Tinggi Bersama GusAja
Mengembangkan website bisnis yang siap bersaing menuntut perpaduan antara kecepatan performa, estetika tampilan, dan kepatuhan standar keamanan data. GusAja membantu para pemilik bisnis merancang website kustom berkinerja tinggi yang terstruktur rapi untuk integrasi legalitas dan alur transaksi yang mulus. Konsultasikan kebutuhan pembuatan website profesional Anda bersama tim GusAja.



