Medsos: Langkah Awal yang Bagus, Tapi...
Baru-baru ini, Dinas Koperasi dan UKM Kota Cilegon gencar mendorong para pelaku UMKM untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana digital marketing. Langkah ini sangat tepat. Di era sekarang, media sosial adalah tempat di mana perhatian masyarakat berkumpul.
Namun, banyak pelaku UMKM yang kemudian jatuh ke dalam satu jebakan: mereka menjadikan media sosial sebagai satu-satunya fondasi digital bisnis mereka.
Bahaya Membangun Bisnis di "Tanah Sewaan"
Mengandalkan Instagram, TikTok, atau Facebook sepenuhnya memiliki risiko besar. Anda sebenarnya sedang membangun rumah di atas tanah sewaan.
Algoritma Berubah-ubah: Hari ini postingan Anda bisa viral, besok bisa jadi tidak ada yang melihat karena platform mengubah cara mereka mendistribusikan konten.
Risiko Akun Hilang: Banyak kasus UMKM kehilangan akun dengan puluhan ribu followers karena dilaporkan pesaing atau melanggar aturan platform yang tidak disengaja. Jika ini terjadi, bisnis Anda praktis lumpuh.
Kurang Terlihat Profesional: Pelanggan korporat atau B2B seringkali meminta profil perusahaan atau website resmi sebelum melakukan transaksi dalam jumlah besar.
Website Sebagai "Rumah Sendiri" di Dunia Digital
Medsos berfungsi sangat baik sebagai mesin pencari audiens dan sarana promosi (marketing), tetapi bisnis Anda tetap butuh "markas utama" berupa website.
Memiliki website memberikan Anda kendali penuh, tidak tunduk pada algoritma platform lain. Website dengan domain resmi juga membuat bisnis UMKM Anda terlihat jauh lebih profesional dan tepercaya di mata pelanggan maupun mitra bisnis.
Kesimpulan: Gabungkan Keduanya
Gunakan media sosial untuk menarik perhatian, lalu arahkan calon pelanggan ke website Anda untuk melakukan transaksi atau mempelajari bisnis Anda lebih lanjut.
Jika Anda adalah pelaku UMKM yang ingin mulai membangun aset digital yang sepenuhnya Anda miliki, GusAja siap membantu pembuatan website profesional yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.



